Inequality or Destiny Pro Rate?

Kita dilahirkan dalam keluarga yang berbeda, ada keluarga yang mengerti pendidikan ada yang mampu menyekolahkan sampai dengan perguruan tinggi, nasib itu kadang ditentukan oleh 10 tahun umur 13-23 tahun, akan menjadi apa dan menentukan kehidupan sampai dengan umur 70 tahun,

Dari segi pendapatan akan ditentukan dalam waktu 10 tahun ketika lulus SD sampai dengan kuliah. Jika dalam waktu 10 tahun itu benar2 menekuni apa yang ingin dia capai, umur 24 sampai dengan 70 bebannya mungkin akan lebih ringan daripada yang 10 tahun pertama dia korbankan untuk tidak menapaki pendidikan dengan sebaik2nya, namun tidak mendapatkan pendidikan yang baik itu bukan pilihan mereka. itu adalah takdir Tuhan dalam menentukan mereka lahir dalam keluarga mana, mampu mendidik dalam segala hal untuk dia berkembang atau tidak.

Kalau ditanya mereka juga ingin bersekolah sampai tinggi, mereka bertanya tentang dunia kuliah itu seperti apa. beberapa teman sd saya lulus setelah itu langsung mengikuti jejak orang tuanya untuk menjadi petani atau kuli bangunan, mungkin beban mereka juga sama beratnya bahkan lebih berat daripada yang 10 tahun pertama mereka habiskan untuk belajar di sekolah, namun beban mereka akan sama beratnya sampai dengan umur 80 tahun, dengan income yang flat rate, naiknya tidak seberapa bahkan untuk hidup layak saja belum, apa solusinya?

Comments are closed.