Pendidikan, Perdagangan & Pemerintah

Menuliskan alur sektor bisnis menjadi penyokong pembangunan negara karena sudah dari aman nenek moyang aktivitas perdangannlah yang pertama ada. Untuk mendapatkan komoditas pokok orang melakukan aktifitas perdagangan. Untuk mendapatkan keuntungan orang harus bisa menjual barangnya dengan kualitas yg bagus. Untuk mendapatkan kualitas yg bagus proses pembuatan produk atau pelayanan servis pun harus bagus.

Oleh karena itu sektor bisnis dituntut untuk selalu berkembang dan meningkatkan kualitas agar tetap kompetitif di jamannya. Bukan untuk memenangkan kompetisi tapi untuk memberikan layanan atau produk terbaik untuk customernya. Bisnis harus selalu inovatif dalam proses maupun produknya. Inovasi-inovasi dalam prosesnya salah satunya adalah peningkatan dalam proses kerja yang efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan hasil dari produk tersebut. Produk yang dihasilkan prosesnya bagus dan memenuhi target antara waktu dan kualitas.

Entrepreneurship harus dipupuk untuk generasi muda di Indonesia agar tak hanya menjadi pekerja perusahaan dengan pemodal asing. Namun, harus disiapkan agar dengan ide baru yang bermunculan tersebut menjadi pemain baru di lokal yang semakin besar menjadi skala nasional dan akhirnya menjadi skala global. Untuk membuat produk atau servis dengan inovasi baru tentunya anak muda harus mempunyai wawasan yang luas yang dia dapat dikombinasikan dan dimodifikasi yang ada di negara lain namun masih appicable untuk pasar di Indonesia.

Untuk menciptakan bisnis yang bagus dan keberlangsungannya terjaga haruslah ada sistem management yang bagus yang bisa diimprove dan diturunkan turun-temurun. Salah satu kuncinya adalah pendokumentasian data bisnis yang bagus, data dari operation, data keuangan, dan data material. Tentunya anak muda yang pintar melihat celah dan ingin maju akan membangun bisnisnya.

Di Indonesia, beberapa orang masih khawatir untuk benar-benar fokus di bisnis yang dia buat sendiri karena kurang berani mengambil resiko padahal jelas dalam pedomannya dituliskan bahwa 90% kesempatan untuk mendapatkan rizki adalah berdagang. Dengan melakukan perdagangan otomatis akan menggerakkan orang untuk bertransaksi, mendapatkan apa yang orang tersebut inginkan.

Contoh pendidikan penting disini adalah ketika seorang pebisnis sampah yang ingin sukses. Tujuan utamanya adalah bagaimana kita bisa menggunakan barang yang tadinya hanya buangan sekarang menjadi bermanfaat. Oleh karena itu pebisnis harus tahu bagaimana cara memulainya, membangun tim, membuat konsep servis dan orang-orangnya apa yang menjadi benefit dan non-benefit. Ketika menjadi keptusan bahwa sampah harus didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat, pebisnis akan tergerak untuk mengajak orang yang mempunyai keahlian untuk mengolahnya. Otomatis akan membentuk lapangan kerja dari semua kalangan tak hanya pekerjaan bagi orang yang berpendidikan tinggi namun orang dengan pendidikan semulanya biasa bisa tergerak untuk belajar karena kehidupan dia. Orang butuh kerja untuk melanjutkan penghidupan yang layak.

Selain itu perusahaan yang semakin besar, akan membutuhkan tenaga kerja banyak, modal banyak dan juga masalah baru bermunculan. Harus ada R&D untuk melakukan penelitian akan dijadikan apa dari sampah yang sudah dikumpulkan. Semua mendapatkan keuntungan dari penduduk yang diambilin sampahnya, perusahaan sampah yang mendapatkan pemasukan, lingkungan bersih, tentunya ada pajak servis, pajak PT, pajak pendapatan. Semua itu berkorelasi dengan sektor bisnis menjadi hulunya. Setelah sampah terkumpul pastinya menumpuk dan menjadi masalah baru. Bagaimana cara memilahnya dengan cara yang cepat dan menjadi barang berguna memerlukan engineer yang punya keahlian dalam melihat senyawa kimia yang terkandung misal jadi energi baru atau diolah kembali menjadi plastik kemasan jika sampah plastik.

Penelitian akhirnya bisa dimodali perusahaan dan dieksekusi oleh lembaga penelitian perusahaan, negara atau akademisi. Mereka para scientist mendapatkan tantangan baru untuk berinovasi menemukan hal yang baru. Setelah penelitian berhasil diuji berkali kali dan hasilnya sama akan menjadi teori. Teori yang paling akhir itu lah yang akan diajarkan kepada Mahasiswa. Dengan pemikiran yang lebih muda, tentunya penemuan mereka akan lebih lanjut dan maju daripada generasi sebelumnya. Mereka dipersiapkan untuk menjadi akademisi, karyawan perusahaan atau kan menjadi pemilik bisnis. Dan biasanya orang yang ingin belajar dan ingin mendapatkan banyak ilmu dan wawasan, peluang suksesnya menjadi lebih besar.

Ada banyak pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan dan jumlahnya berkorelasi positif dengan semakin berkembangnya perusahaan. Semakin banyak pajak yang dibayarkan pemerintah, menuntut pemerintah untuk mengalokasikan anggarannya untuk membuat pembangunan yang bersinergi dan tidak membangun sendiri sendiri tanpa regulator yang akhirnya tidak sesuai dengan master plan. Kemungkinan adanya gap besar antara yang kaya dan miskin.

Sistem pembayaran pajak yang kompleks dan panjang seharusnya distrukturisasi menjadi lebih efisien dengan sistem website untuk laporan realisasi transparansinya. Semakin transparan laporan, orang akan semakin bergerak untuk melakukan pembayaran pajak. Uang dari pajak menjadi sumber APBN terbesar yang akhirnya dialokasikan ke tiap kementrian. APBN bisa menjadi gaji PNS, pembangunan Infrastruktur jalan, pengembangan BUMN, menjadi stimulus pendidikan melalui LPDP. Selain itu juga bisa menjadi stimulus pembangunan daerah dengan bantuan modal usaha bagi masyarakat kecil, bantuan kesehatan, membangun rumah sakit pemerintah lebih bagus, bandara, jalan, telkom. Semua pembangunan dengan kucuran APBN penyumbang terbesarnya dari pajak. Tanpa jalan, tanpa bandara mana ada orang bisa melakukan bisnis dengan mudah di Indonesia yang ada nantinya hanya daerah tertentu saja yang maju misal daerah tambang.

Biasanya yang membuka jalan pertama kali adalah aktivitas jual beli barang oleh pebisnis dari jaman penjajahan dahulu. Ada dermaga karena ada aktivitas pencarian komoditas utama untuk hidup. Tanpa adanya regulasi dari pemerintah melalui pajak maka gap antara yang kaya dan yang miskin akan besar sekali. Bagaimana menciptakan kesetaraan dan kesejahteraan menjadi tantangan. Dari kepentingan-kepentingan tiap kementrian itu beda-beda. Bagaimana caranya agar semua kementrian itu maju dan mendapatkan dana untuk memajukan sektornya menjadi lebih baik. APBN ini pun salah satunya menjadi stimulus transaksi. Ujung-ujungnya adalah pencarian komoditas, kelayakan, dan menjaga keberlangsungan hidup. Ada pembangunan jalan orang akan mendirikan toko, tempat praktek, hotel, tempat makan sekolah. Semua itu ada proses transaksinya, dan ide transaksi itu diperoleh dari bisnis dan perdangan. Konsep bisnis adalah memaksimalkan nilai produk tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang nantinya keuntungan bisa diputar menjadi lebih banyak keuntungan untuk lebih banyak orang.

Untuk menjamin derajat kesehatan masyarakat agar melakukan aktivitas setiap harinya, maka kesehatan sangat vital. Karena manusia adalah penggeraknya, jika terkena wabah penyakit yang menular semua, maka pembangunan juga tidak berjalan. Jika hanya yang kaya yang bisa sehat, dan yang miskin tidak sehat ujungnya penyakit juga bisa menular dari sini. Semua orang harus disehatkan. Pemerintah membangun fasilitas umum untuk kesehatan salah satu sumbernya dari pajak, dan pajak berasal dari bisnis proses transaksi.

Bagi perusahaan, keuntungan adalah sesuatu yang dituju, semakin besar keuntungannya, tentunya perusahaan dituntut semakin bagus pula kinerjanya. Keuntungan atau laba disini tentunya tidak hanya dihitung dalam hari, bulan atau tahun. Keuntungan harus dilihat dalam semua life cycle nya. Semakin besar keuntungan yang didapat tentunya semakin besar pula unit bisnis untuk melakukan ekspansi dan juga objek pajaknya semakin bank.

Sektor bisnis banyak sekali mulai dari makanan, hotel, transportasi, mobil, bank, toko klontong dan warung kopi dan lain-lain. Hanya saja yang membedakan mereka adalah besar skala aset dan cakupan bisnis. Misalkan bisnis jualan kerajinan di toko kecil berbeda dengan mall besar yang menjual barang cetakan pabrik. Barang yang di jual di mall besar pun kadang menawarkan harga yang lebih murah daripada toko kecil-kecil. Orang punya duit ujung-ujungnya akan bertransaksi membayar sesuatu yang dikenakan pajak. Jadi rantai pendidikan, kesehatan, bisnis dan pemerintah itu sangat erat sekali.

LEAVE A COMMENT